Abraham Samad: Kejujuran Harus di Mulai dari Pendidikan Usia Dini

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengingatkan pentingnya pendidikan nilai dan kejujuran bagi generasi yang muda utamanya pada level pendidikan usia dini (PAUD).

abraham-samad-730x355

Kurangnya pendidikan usia dini terkait nilai kejujuran dan kurangnya kontrol orang tua terhadap anaknya menyebabkan generasi muda Indonesia rentan melakukan tindak korupsi.

“Saat saya masih menjabat, kami mendapati pelaku tindak pidana korupsi itu ada yang masih berusia 29 tahun,” ungkap Abraham Samad saat membawakan materi pada diskusi Awal Tahun Persatuan Alumni (Perluni) Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (7/2/2017) di Grand Clarion Hotel & Convention, Kota Makassar, Sulsel.

Bahkan, Abraham Samad mengaku selama menjabat menjadi pimpinan KPK, lembaganya itu pernah melakukan survei pada 31 kota/provinsi di Indonesia. Sasaran survei tersebut adalah masyarakat pada level usia remaja, “Hasilnya, sangat memprihatinkan,” ungkap Abraham Samad.

“Anak-anak itu tidak lagi menjadikan orangtua sebagai pusat rujukan (teladan), melainkan kelompok diluar lingkungan keluarganya,” lanjut Abraham Samad.

Survei tersebut, lanjut Abraham Samad, menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan interaksi antara anak dan orangtua. Pendidikan nilai yang harusnya diterima anak dari orangtuanya dalam lingkungan keluarga, menjadi hal yang sangat jarang ditemui pada zaman sekarang ini. Karenanya, pilihan pendidikan kita jatuh pada pendidikan formal.

“Maka yang paling berperan atas kondisi itu adalah pendidikan formal. Bagaimana program kami (KPK) saat itu berusaha mengintegrasikan model pendidikan berbasis keluarga yang menitik beratkan pada nilai dan kejujuran sejak PAUD, SD, SMP, SMA, begitu pula dengan program pendidikan yang disesuaikan untuk level Universitas,” jelas Abraham Samad.

Sumber

Share your love
YPIT Al-Kautsar
YPIT Al-Kautsar
Articles: 65

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *